Menu ✖

Mode Gelap
 

Daerah · 30 Des 2025 23:15 WIB

Warga Murka! Pedagang Tahu Bulat Diduga Lecehkan Bocah, Berakhir Babak Belur di Jaksel


 Warga Murka! Pedagang Tahu Bulat Diduga Lecehkan Bocah, Berakhir Babak Belur di Jaksel Perbesar

EraTimes. Jakarta Selatan – Warga kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, digegerkan oleh peristiwa dugaan pelecehan terhadap anak yang melibatkan seorang pedagang tahu bulat keliling. Seorang pria berinisial A (33) diamankan pihak kepolisian setelah diduga melakukan tindakan tidak senonoh terhadap seorang bocah perempuan, yang memicu kemarahan warga hingga berujung pada aksi penghakiman massa.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar sore hari pada Kamis, 25 Desember 2025, di daerah pemukiman padat penduduk Pasar Minggu. Korban diketahui bermain di depan rumah dengan teman sebayanya, seperti aktivitas yang biasa dilakukan anak-anak pada sore hari.

Seorang pelaku yang berjualan tahu bulat dengan gerobak di sekitarnya menghampiri sekelompok anak tersebut. Pada awalnya, pelaku tampaknya berinteraksi dengan baik dengan menawarkan dagangannya dan bercanda ringan sehingga orang-orang di sekitarnya tidak mengira mereka akan membuat mereka curiga. Dikutip Dari Deik news.

“Meskipun demikian, interaksi tersebut akhirnya berubah menjadi tindakan yang dianggap tidak pantas. Keterangan sementara menunjukkan bahwa pelaku diduga melecehkan salah satu anak perempuan, membuatnya takut dan trauma,” Ungkapnya.

Korban dengan cepat berteriak meminta bantuan ibunya karena merasa terancam. Warga sekitar kaget dengan terjadinya peristiwa tersebut, dan mereka segera mendatangi lokasi untuk memeriksa kondisi korban. Sebelum warga dapat mengamankan, pelaku memilih melarikan diri dari lokasi. Keluarga korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada ketua lingkungan dan aparat setempat.

Setelah beberapa hari, pelaku terlihat kembali berjualan di area yang sama. Warga langsung mengetahui keberadaannya, dan mereka masih marah atas dugaan perbuatannya. Ini membuat situasi di lingkungan menjadi lebih panas. Rasa marah warga memicu pengejaran dan pemukulan terhadap pelaku. Amukan massa menyebabkan pelaku babak belur dan mengalami banyak luka.

Polisi segera menuju lokasi kejadian dan berhasil menangkap pelaku dari kerumunan orang. Dia kemudian dibawa ke Polsek Pasar Minggu untuk dirawat dan diperiksa. Untuk menyempurnakan penyelidikan dan mengambil tindakan lebih lanjut, polisi telah mulai meminta keterangan dari saksi di lokasi kejadian dan keluarga korban.

Polisi juga mengimbau orang-orang untuk tidak menjadi hakim sendiri. Meskipun warga mungkin marah, setiap dugaan tindak pidana harus ditangani oleh penegak hukum agar proses peradilan berjalan sesuai ketentuan dan agar korban dilindungi dan diobati secara hukum.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Semarak Hari Santri 2026 dan HUT Kota Pontianak, Yayasan PP Miftahul Huda Gelar Jalan Sehat dan Bazar

22 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Muhammadiyah Peringatkan Pemerintah: Karhutla Jangan Jadi Bencana Tahunan, Korporasi hingga Pejabat Harus Diusut

21 Oktober 2026 - 09:11 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI: Bencana Makin Parah, Apa Kerja Pemerintah?

21 Oktober 2026 - 08:18 WIB

Demo di Kantor Gubernur Kalbar Ricuh, Mahasiswa Dipukul Kelompok Berpakaian Preman

21 Oktober 2026 - 01:24 WIB

PT GAN Dukung Penanganan Karhutla di Lima Desa, Salurkan Peralatan hingga Bantuan Operasional

19 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Apresiasi Ketum KONI Kalbar Atas Komitmen Liga Basket Walikota Cup, Ajang Tempa Talenta Lokal

18 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Trending di Daerah