Eratimes, PONTIANAK – Dalam rangka optimalisasi struktural di organisasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Barat, untuk mendukung pelaksanaan Porprov 2026, KONI Kalbar menghelat Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) pada Hari Rabu, (17/06/2026), bertempat di Pendopo Gubernur.
Dihadiri oleh perwakilan setiap KONI kabupaten kota dan masing – masing Pengprov cabor di bawah naungan KONI Kalbar. Selain itu hadir sejumlah pengurus cabor yang akan menjadi anggota baru, seperti Orado, padel pickleball, catur gajah atau xiangqi, dan sepak bola mini.

Hadir juga dari KONI Pusat yang diwakili oleh Kabid binpres, Brigjen TNI (Purn) Ahmad Saefudin, Kadisporapar Kalbar, Sugeng Hariadi sekaligus mewakili Gubernur Kalbar, Ria Norsan. Turut hadir perwakilan dari Kodam Tanjungpura, Polda Kalbar, Kolanal, kolanud dan sejumlah forkopimda Kalbar.
Pelaksanaan Sidang Rakerprov yang dipimpin langsung oleh pengurus utama KONI Kalbar, Ketua Umum, Daud Yordan, Ketua Harian, M. Saupi, Sekretaris umum, Raden Hiadayatullah, Bendahara Umum, Ariandi, Waketum 1, Syawal Bondoreso dan Waketum 4, Andi Ehsan. Berjalan secara lancar, tanpa kendala berarti. Fokus pada pembahasan aspek-aspek internal dan eksternal yang akan berdampak krusial terhadap pelaksanaan Porprov 2026.
Kabid Binpres KONI, Ahmad Saefudin selaku perwakilan pusat menekankan pelaksanaan Porprov mengutamakan olahraga daerah yang mempunyai potensi prestasi di tingkat nasional, dengan proyeksi kepada PON. “Porprov nanti, proyeksikan olahraga yang berafiliasi dengan prestasi medali sebagai skala prioritas, karena akan berdampak ke peta kekuatan Kalbar di PON”, jelasnya.

“Utamakan atlet, biarlah dinamika di cabor berjalan, namun yang pertama dilakukan oleh KONI adalah prioritaskan pembinaan atlet, fokus ke atlet, jangan korbankan atlet karena situasi di organisasi cabor”, ungkap Saefudin terkait sejumlah permasalahan di kepengurusan cabor baik dari tingkat nasional sampai ke daerah.
Boxing Senator Daud Yordan, Ketua KONI Kalbar pun dengan tegas menyampaikan bahwa instruksi KONI pusat akan menjadi fondasi kebijakan Pengprov KONI, “Ini adalah rapat kerja pertama KONI Kalbar menyikapi hasil Rakernas di Jakarta terkait mekanisme pelaksanaan kegiatan olahraga baik di daerah hingga nasional selaras sejalan”, papar Daud Yordan.
“Ke depan, kami akan mempersiapkan pembinaan yang berjangka, berkelanjutan dengan perbaikan tata kelola organisasi olahraga sehingga talenta Kalbar mampu berprestasi di kancah nasional ataupun internasional”, lanjut sang Senator.
Penyelenggaraan Rakerprov KONI Kalbar ini, selain pelaksanaan pleno – pleno yang membahas sejumlah regulasi dalam pengelolaan organisasi di tingkat komite ataupun pengurus cabor untuk mempersiapkan atlet menghadapi sejumlah event olahraga, dirangkai juga dengan penandatanganan MoU KONI Kalbar bersama Universitas OSO serta Daud Yordan Promotions yang akan membangun ainergi dengan KONI kabupaten/kota.
Hasil dari Rakerprov 2026 ini menjadi acuan untuk perhelatan Porprov yang disepakati akan digelar pada 7 – 14 November 2026 dengan penunjukan tuan rumah bersama, karena pelaksanaannya akan tersebar di kabupaten/kota. (hms)









