Eratimes, PONTIANAK, – Sebagai ajang pesta olahraga prestasi di Provinsi Kalimantan Barat, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalbar berupaya memaksimalkan keterlibatan setiap cabang olahraga yang aktif dalam keorganisasian dan pelaksanaan kegiatan.
Untuk mengakomodir sejumlah cabor yang secara regulasi di luar dari instruksi pusat, maka KONI Kalbar, sesuai instruksi Ketum Boxing Senator Daud Yordan, memberi ruang untuk cabor – cabor tersebut berpartisipasi di ajang Porprov XIV Kalbar Tahun 2026, dilakukan tahapan verifikasi akhir dari cabor tambahan tersebut pada Selasa, 2 September 2026.

Berkolaborasi dengan Diaporapar Kalbar, cabor seperti gulat, sambo, hapkido, sepatu roda, triathlon, MMA, sepak takraw, dan sejumlah cabor dimasukkan dalam skema pelaksanaan mandiri oleh Disporapar dan KONI Kalbar.
Menurut Waketum I KONI Kalbar, Syawal Bondoreso, skema mandiri ini dimaksudkan untuk cabor yang tidak termasuk dalam daftar olahraga unggulan dari pusat, baik di Kemenpora dan KONI Pusat, “Kita akomodir semua cabor di Kalbar, namun dengan skema yang berbeda, dari segi regulasi pelaksanaan dan anggaran dengan melibatkan Pemprov melalui Disporapar Kalbar”, ungkapnya.

“Selain itu, di KONI Kalbar terdapat sejumlah cabor yang baru diterima sebagai anggota KONI, sehingga kami upayakan bisa berpartisipasi dalam gelaran Porprov dengan format eksibisi”, lanjut Syawal Bondoreso.
Sedangkan untuk cabor yang baru terdaftar di KONI Kalbar, seperti padel, pickelball, gateball, minifootball, orado, dilaksanakan dalam bentuk turnamen eksibisi.
Pelaksanaan Porprov XIV Kalbar 2026 akan dihelat 14 – 21 November 2026 di sejumlah daerah sebagai venue, antara lain, Kota Pontianak, Singkawang, Bengkayang dan Ketapang. (oz)









