Menu ✖

Mode Gelap
 

Terkini · 17 Jan 2026 06:30 WIB

Peringatan Isro Mi’raj, Masjid Nurul Iman Dipenuhi Jamaah dan Tutup Acara dengan Doa


 Peringatan Isro Mi’raj, Masjid Nurul Iman Dipenuhi Jamaah dan Tutup Acara dengan Doa Perbesar

EraTimes. KUBU RAYA – Masjid Nurul Iman memperingati Isro Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026 Masehi dengan khidmat. Kegiatan ini berlangsung di Desa Mekar Baru, Kabupaten Kubu Raya. Peringatan ini menjadi ruang ibadah sekaligus ruang edukasi bagi masyarakat yang hadir. Isro Mi’raj dipahami sebagai peristiwa besar dalam sejarah Islam. Peristiwa ini menegaskan kebesaran Allah SWT. Peristiwa ini juga menguatkan posisi Rasulullah sebagai utusan-Nya. Makna spiritualnya terus relevan bagi kehidupan umat Islam hari ini.

Panitia menyusun rangkaian acara secara sistematis sejak awal persiapan. Setiap seksi bekerja sesuai tugas yang telah ditetapkan. Koordinasi berjalan intens hingga hari pelaksanaan. Antusiasme panitia terlihat sejak sore hari. Situasi ini menunjukkan komitmen bersama menjaga kualitas kegiatan keagamaan.

Acara dihadiri tokoh masyarakat dan unsur pemerintahan desa. Kepala desa hadir bersama perangkat desa. Tokoh agama, Ketua Ta’mir Masjid Nurul Iman, K. Homsun Muhyas, Warga desa hadir dari kalangan tua, remaja, hingga anak muda. Jamaah memadati area masjid dan halaman.

Ketua panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia. Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada masyarakat Mekar Baru. Kehadiran jamaah dinilai sebagai bentuk kekompakan dan dukungan nyata. Panitia berharap kegiatan ini akan terus dan menerus dari tahun ke tahun selanjutnya.

Penceramah utama malam itu adalah KH. Ach. Al-Mujtaba Hasyir Ridwan. Beliau merupakan pengasuh Pondok Pesantren Darul Khoirot. Dalam mauidhoh hasanah, beliau menjelaskan rangkaian Isro dan Mi’raj secara runtut. Penjelasan disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami jamaah. Materi menekankan nilai ketaatan dan disiplin ibadah. Jamaah diajak memahami perintah shalat sebagai inti peristiwa.

Dalam ceramahnya, KH Ach Al-Mujtaba menegaskan cara mendekat kepada Rasulullah SAW. Jamaah diminta memperbanyak membaca sholawat setiap hari. Mengikuti sunnah Nabi juga ditekankan melalui majelis ilmu. Mendengar dan mempelajari sejarah Rasulullah menjadi penguat iman. Rasulullah berdakwah dari masjid ke masjid sebagai pusat umat. Masjid diposisikan sebagai ruang pembinaan akhlak.

Peringatan Isro Mi’raj tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh KH Ach Al-Mujtaba dan diikuti seluruh jamaah. Doa penutup ini menjadi puncak rangkaian acara sekaligus sarana penguatan hubungan spiritual antara jamaah dengan Allah SWT dan berharapan untuk memperoleh syafaat Nabi Muhammad SAW di akhirat kelak. Kebersamaan antarwarga tampak nyata melalui kekompakan dan ketertiban hingga seluruh rangkaian acara berakhir. Momen ini menegaskan fungsi masjid sebagai ruang pemersatu umat dalam dimensi spiritual dan sosial keagamaan.

Pewarta: Mukhlis

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Muhammadiyah Peringatkan Pemerintah: Karhutla Jangan Jadi Bencana Tahunan, Korporasi hingga Pejabat Harus Diusut

21 Oktober 2026 - 09:11 WIB

Kunjungan Ketua PB Porprov XIV Ke KONI Pontianak, Satukan Visi Sukseskan Pesta Olahraga Kalbar

1 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Tembus Forum Nasional, Dua Mahasiswa Universitas OSO Ukir Prestasi di Future Leaders Summit 2026

11 September 2026 - 14:44 WIB

Tim Verifikasi KONI Kalbar, Koordinasi Akhir Cabor Mandiri dan Eksibisi Porprov 2026

3 September 2026 - 12:05 WIB

Boyman Harun Instruksikan Kader Lakukan Aksi Nyata Bagi Masyarakat

31 Agustus 2026 - 15:24 WIB

Ketika Kekuasaan Berhadapan dengan Cermin!! Polemik Keluarga Bupati, Reaksi Jiwo, dan Satire tentang Etika Kekuasaan

15 Agustus 2026 - 14:04 WIB

Trending di Terkini