EraTimes. MAKASAR – Pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport dengan tujuan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, dilaporkan hilang kontak pada Sabtu, 17 Januari. Pesawat tersebut diketahui berangkat dari Yogyakarta dengan jadwal penerbangan siang hari.
Informasi hilangnya kontak diterima otoritas penerbangan sekitar pukul 13.17 WITA. Hingga saat ini, komunikasi dengan pesawat belum berhasil dilakukan. Peristiwa tersebut langsung memicu prosedur kewaspadaan di lingkungan penerbangan.
Berdasarkan data awal yang dihimpun dari petugas di lapangan, posisi terakhir pesawat terdeteksi berada di wilayah Kabupaten Maros. Lokasi tersebut berada di sekitar perbatasan dengan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Area itu dikenal memiliki kondisi geografis yang bervariasi. Pemantauan terakhir dilakukan sebelum sinyal pesawat menghilang dari radar. Otoritas terkait masih menelusuri jalur penerbangan secara rinci.
Pesawat ATR tersebut mengangkut total 11 orang dalam penerbangan rute Yogyakarta–Makassar. Dari jumlah itu, delapan orang merupakan kru pesawat yang sedang bertugas. Sementara tiga lainnya tercatat sebagai penumpang. Data manifes penerbangan telah diamankan oleh pihak maskapai. Informasi ini menjadi dasar awal dalam proses identifikasi dan verifikasi. Hingga kini, belum ada laporan lanjutan mengenai kondisi seluruh penumpang dan kru.
Setelah laporan hilang kontak diterima, koordinasi lintas instansi segera dilakukan. Basarnas, otoritas bandara, serta aparat keamanan setempat langsung bersiaga. Sejumlah langkah awal disiapkan sesuai prosedur pencarian dan pertolongan. Pemantauan udara dan darat menjadi opsi yang dipertimbangkan. Fokus utama saat ini adalah memastikan posisi pesawat dan keselamatan seluruh awak.
Pihak Indonesia Air Transport menyampaikan bahwa proses pengumpulan informasi masih berlangsung. Maskapai menyatakan akan menyampaikan perkembangan secara resmi kepada publik. Keluarga penumpang disebut telah menerima pemberitahuan awal. Jalur komunikasi internal terus dibuka untuk memastikan data yang akurat. Publik diminta menunggu informasi resmi agar tidak terjadi kesimpangsiuran.
Hingga Sabtu sore, belum ada pernyataan resmi terkait kondisi pesawat. Otoritas penerbangan menegaskan seluruh prosedur keselamatan dijalankan sesuai standar. Setiap perkembangan akan diumumkan setelah melalui verifikasi. Insiden ini menjadi perhatian serius bagi dunia penerbangan nasional. Berita ini akan diperbarui sesuai informasi terbaru.









