EraTimes. BolaSport – Menjelang pemilihan presiden klub yang akan digelar bulan depan, Presiden FC Barcelona Joan Laporta menegaskan bahwa pengalaman kepemimpinan menjadi faktor penting untuk menjaga stabilitas sekaligus menentukan masa depan tim. Pernyataan itu disampaikan pada 23 Februari 2026 di Port Sitges, Catalunya, Spanyol, saat ia bertemu dengan komunitas pendukung Barcelona.
Laporta menyebut bahwa dalam beberapa tahun terakhir klub dihadapkan pada berbagai tantangan besar, mulai dari krisis keuangan, perubahan di tingkat manajemen, hingga upaya mempertahankan daya saing di kompetisi domestik maupun Eropa. Menurutnya, kondisi tersebut menuntut sosok pemimpin yang memahami secara mendalam seluk-beluk organisasi klub.
Ia juga menekankan bahwa proses pemulihan yang tengah berlangsung tidak boleh terganggu oleh kebijakan yang berubah-ubah tanpa arah jelas. Bagi Laporta, kesinambungan program menjadi kunci agar Barcelona dapat kembali kuat secara finansial sekaligus mampu meraih prestasi olahraga. Ia menambahkan bahwa dukungan para anggota klub akan sangat menentukan kebijakan yang diambil ke depan.
“Kami telah melewati masa yang sulit, dan pengalaman menjadi bekal utama untuk mengambil keputusan terbaik bagi klub sebesar Barcelona,” ujar Laporta di hadapan para pendukung. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan klub harus mampu menjaga identitas Barcelona sekaligus beradaptasi dengan perkembangan sepak bola modern.
Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya dinamika menjelang pemilihan presiden yang diperkirakan berlangsung ketat. Beberapa kandidat disebut mulai memperoleh dukungan dari anggota klub, sementara publik menaruh perhatian besar pada transparansi keuangan serta rencana jangka panjang Barcelona.
Laporta berharap proses pemilihan dapat berjalan secara demokratis tanpa mengganggu persatuan internal klub. Ia menegaskan bahwa siapa pun yang terpilih nantinya harus menempatkan kepentingan Barcelona di atas kepentingan pribadi maupun golongan.









