EraTimes. SPORTS – Real Madrid mengalahkan Real Betis dengan skor telak 5–1 di Stadion Santiago Bernabéu, Madrid kembali menegaskan dominasinya di La Liga Minggu (4/1/2026) malam WIB. Los Blancos bermain agresif sejak menit awal dan memiliki kendali atas pertandingan hingga peluit akhir. Kemenangan penting ini menunjukkan kekuatan Madrid dengan menjaga jarak poin dengan Barcelona di puncak klasemen yang tetap ketat.
Dalam kemenangan besar Real Madrid atas Real Betis, nama penyerang berusia 21 tahun Gonzalo García menjadi perhatian besar. Dia menjadi pahlawan setelah mencetak hat-trick penting yang mengantarkan Los Blancos mendapatkan tiga poin penuh. García sering membuat barisan belakang Betis kesulitan menghentikan serangan sehingga ia berleluasa untuk mencetak hat rich.
“Gol pertama Madrid lahir pada menit ke-20 lewat sundulan Gonzalo García yang memanfaatkan umpan matang dari rekan setimnya. Dua gol berikutnya kembali dicetak García melalui tembakan voli keras serta penyelesaian akhir yang tenang di depan gawang, yang membuat lini pertahanan Real Betis tak berkutik,” tulis laman resmi MetrotvNews.com.
Selain hat-trick Gonzalo García, Raúl Asencio menambahkan satu lagi melalui sundulan pada menit ke-56, dan Fran García menutup pesta gol Real Madrid di masa injury time. Meskipun Cucho Hernández sempat memperkecil kedudukan Real Betis, gol tersebut tidak banyak mengubah permainan. Hasil ini membuat Real Madrid mengumpulkan 45 poin dari 19 pertandingan dan tetap berada di posisi kedua klasemen sementara La Liga, terpaut empat poin dari puncak Barcelona. Betis masih berada di peringkat keenam dengan 28 poin dari 18 pertandingan.
Xabi Alonso memuji García, Xabi Alonso tidak menyembunyikan rasa puasnya terhadap penampilan timnya, terutama kontribusi luar biasa dari penyerang. Alonso memuji etos kerja sang penyerang dan karakter permainannya yang matang, meskipun Real Madrid tampil tanpa salah satu bintang utamanya.
Betis Akui Kesulitan Hadapi Madrid Secara keseluruhan, Betis harus menerima kenyataan pahit setelah kekalahan yang cukup telak ini. Manajer Betis mengakui timnya kesulitan membaca permainan Madrid, terutama ketidaksiapan menghadapi dominasi lawan dalam fase penting pertandingan.
Pewarta: Mukhlis









