Oleh: Muhammad Syukri, M.I.Kom
Seiring dengan perkembangan era digital yang tidak terbendung, generasi muda Indonesia menemukan tantangan dan peluang baru yang tidak pernah ada sebelumnya. Ruang lingkup dalam literasi informasi dan digital menjadi suatu keterampilan yang fundamental bagi generasi muda. Pengetahuan yang luas mengenai cara mendapatkan, mengevaluasi dan menggunakan informasi media digital dapat merangkul pemuda dalam kontribusi yang lebih baik pada pengembangan Masyarakat dan Ekonomi.
Renee Hobbs, (2010) menekankan perlunya individu, khususnya kaum muda, untuk mengembangkan kompetensi yang memungkinkan mereka mengakses, menganalisis, membuat, merefleksikan, dan bertindak menggunakan berbagai bentuk media.
Tanpa literasi media digital yang memadai, generasi muda bisa menjadi mudah terpengaruh oleh informasi yang salah atau bahkan berbahaya. Lebih dari itu, polarisasi yang terjadi di media sosial sering kali memperburuk keadaan. Konten-konten yang membingungkan atau menyesatkan membuat orang saling berdebat tanpa dasar yang kuat.
Generasi muda yang mempunyai keunggulan dari sisi kemampuan media digital mempunyai potensi besar untuk mengembangkan ekonomi kreatif. Mereka dapat menggunakan teknologi untuk menghasilkan produk dan layanan yang inovatif, tidak hanya memenuhi pasar lokal tetapi juga memperoleh daya saing global. Beriringan dengan hal tersebut, peluang kerja akan berkembang dan kesejahteraan ekonomi di tingkat lokal akan akan bisa ditingkatkan.
Terlebih lagi, dengan literasi media digital, Generasi muda juga dapat berpartisipasi mengawal kebijakan Pemerintah dari tingkat Daerah, maupun Nasional. Dengan media informasi yang tepat, generasi muda bisa menjadi Agen perubahan yang kritis dan sangat bermanfaat. Mereka dapat menggunakan platform digital untuk merekam, memeriksa, dan mengkritik Pemerintah. Dengan demikian, transparansi dan akunbalitas publik akan meningkat, jadi partisipasi publik dalam pengambilan keputusan akan lebih disukai.
Melek terhadap media informasi dan digital bukan hanya sekedar kebutuhan, tetapi juga kewajiban bagi generasi muda saat ini. Dengan literasi media digital yang baik, generasi muda dapat mengembangkan ekonomi kreatif dan menjadi pengawas yang efektif terhadap kebijakan Pemerintah dapat terwujud.
Untuk itu, pendidikan dan pelatihan untuk mengembangkan kemampuan literasi media digital harus menjadi prioritas, agar generasi muda siap menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang terbuka di era digital.









