Menu ✖

Mode Gelap
 

Kalimantan Barat · 15 Apr 2026 11:39 WIB

Ratusan Kader DPW NasDem Kalbar Kecam Laporan Utama Tempo, Tuntut Permintaan Maaf Secara Resmi Dan Terbuka


 Ratusan Kader DPW NasDem Kalbar Kecam Laporan Utama Tempo, Tuntut Permintaan Maaf Secara Resmi Dan Terbuka Perbesar

Eratimes. PONTIANAK – Kader Partai NasDem dari sejumlah daerah Kalimantan Barat berkumpul menyampaikan pernyataan sikap resmi kepada awak media di kantor DPW Nasdem Kalbar, Rabu pagi, sebagai respons atas laporan utama Majalah Tempo edisi 13–16 April 2026.

Dalam orasinyanya, Kader Nasdem DPD Kuburaya Arifin Noor Aziz menilai judul sampul “PT NasDem Indonesia Raya Tbk” beserta isi laporan utama Tempo telah membentuk persepsi yang merugikan partai. Menurut dia, pemberitaan tersebut tidak hanya menyinggung institusi partai, tetapi juga menyentuh marwah Ketua Umum Surya Paloh.

“Pemberitaan ini kami nilai telah menimbulkan framing yang tidak tepat terhadap Partai NasDem. Karena itu, kami hadir untuk menyampaikan sikap resmi secara terbuka kepada publik,” ujar Arifin Noor Aziz kepada awak media.

Arifin menegaskan, NasDem tetap menghormati kebebasan pers sebagai bagian penting dalam sistem demokrasi. Namun, ia mengingatkan bahwa kebebasan pers harus tetap berjalan sesuai Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

“Kebebasan pers adalah bagian dari demokrasi, tetapi harus dijalankan dengan akurat, berimbang, dan bertanggung jawab. Hak jawab serta hak koreksi juga wajib diberikan kepada pihak yang diberitakan,” katanya.

Ia menilai media memiliki fungsi penting sebagai sarana informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial. Karena itu, menurutnya, media harus berhati-hati agar tidak membentuk opini yang menyesatkan.

“Pers harus menghormati nilai demokrasi, supremasi hukum, serta menjaga fakta agar tetap utuh dan tidak bias,” tegasnya.

Sikap serupa juga disampaikan perwakilan DPD NasDem dari sejumlah daerah, yakni DPD Pontianak, DPD Kubu Raya, DPD Mempawah, dan DPD Kayong Utara yang juga turut hadir di Kantor DPW Nasdem Kalbar.

Perwakilan daerah menyatakan laporan tersebut telah memicu keresahan di kalangan kader dan simpatisan karena memunculkan isu yang dinilai tidak pernah dibahas di internal partai, termasuk soal dugaan penggabungan partai dengan kekuatan politik lain.

“Kami tegaskan, tidak pernah ada pembahasan terkait penggabungan partai. NasDem tetap solid, mandiri, dan memiliki struktur yang kuat sampai tingkat akar rumput,” ujar salah satu perwakilan DPD Pontianak.

Mereka juga menekankan bahwa NasDem bukan lembaga komersial yang bisa dipersepsikan sebagai entitas bisnis semata.

“NasDem adalah rumah besar demokrasi, bukan perusahaan yang bisa diperjualbelikan atau digadaikan,” tegas perwakilan kader.

Dalam pernyataan resminya, kader NasDem Kalbar meminta Tempo mencabut pemberitaan yang dianggap tidak akurat, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka, dan memuat klarifikasi dari partai.

Selain itu, mereka juga meminta Dewan Pers melakukan penilaian atas dugaan pelanggaran kode etik jurnalistik dalam laporan tersebut.

“Kami meminta Dewan Pers menjalankan kewenangannya untuk menilai dan menindaklanjuti persoalan ini sesuai aturan yang berlaku,” kata Arifin.

Meski melontarkan kritik keras, NasDem Kalbar menegaskan tetap terbuka terhadap kritik dan siap bersinergi dengan media.

“Kami bukan partai anti kritik. Kami siap menjadi mitra strategis media dalam menjaga demokrasi yang sehat,” tutup Arifin.

NasDem Kalbar menyatakan akan mempertimbangkan langkah lanjutan jika dalam waktu dekat tidak ada klarifikasi maupun permintaan maaf secara resmi dan terbuka dari pihak Tempo.

 

 

 

Artikel ini telah dibaca 180 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Demo di Kantor Gubernur Kalbar Ricuh, Mahasiswa Dipukul Kelompok Berpakaian Preman

21 Oktober 2026 - 01:24 WIB

Warga Mega Timur Desak Transparansi APBDes 2026, Jangan Hanya Bagus di Atas Kertas?

7 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Borneo Muscle War Series II, Sinergi KONI Kalbar dan KGYM Bentuk Fondasi Binaraga Daerah

27 September 2026 - 16:38 WIB

Semangat Baru Bersama Petahana, ABTI Siap Sinergi Bersama KONI Kalbar

26 September 2026 - 13:59 WIB

Rektor: “Universitas OSO Perluas Akses Pendidikan Tinggi untuk Masyarakat Kalbar, Melalui Penambahan Prodi hingga Beasiswa”

7 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Kuliah Langsung di Industri, Mahasiswa Universitas OSO Pelajari Operasional Hotel dan Hospitality di Hotel Berbintang

3 Juli 2026 - 22:40 WIB

Trending di Kalimantan Barat