Menu ✖

Mode Gelap
 

Kalimantan Barat · 7 Agu 2026 13:45 WIB

Rektor: “Universitas OSO Perluas Akses Pendidikan Tinggi untuk Masyarakat Kalbar, Melalui Penambahan Prodi hingga Beasiswa”


 Rektor: “Universitas OSO Perluas Akses Pendidikan Tinggi untuk Masyarakat Kalbar, Melalui Penambahan Prodi hingga Beasiswa” Perbesar

Era Times. PONTIANAK – Universitas OSO Berdiri sejak 6 tahun lalu. Hingga kini Universitas OSO (UNOSO) terus memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat dari berbagai latar belakang, termasuk pekerja dan keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Rektor Universitas OSO, Dr. Yarlina Yacoub, S.E., M.Si., menegaskan bahwa perguruan tinggi harus hadir sebagai jalan perubahan sekaligus investasi untuk membangun masa depan masyarakat.

“Pendidikan tinggi harus menjadi jalan perubahan bagi semua kalangan. Pendidikan merupakan investasi masa depan yang manfaatnya tidak hanya dirasakan individu, tetapi juga keluarga dan masyarakat,” kata Dr. Yarlina Yacoub.

Menurutnya, kesempatan memperoleh pendidikan tinggi tidak seharusnya terbatas pada kelompok tertentu. Dukungan keluarga, terutama orang tua, juga memiliki peran penting dalam mendorong anak untuk melanjutkan pendidikan dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

“Peran orang tua sangat penting dalam mendukung pendidikan anak. Dukungan tersebut menjadi salah satu modal bagi generasi muda untuk berani melanjutkan pendidikan dan mengembangkan potensi dirinya,” ujarnya.

Untuk memperluas kesempatan kuliah, Universitas OSO menyediakan kelas karyawan bagi masyarakat yang telah bekerja atau memiliki aktivitas lain sehingga sulit mengikuti perkuliahan reguler. Sistem pembelajaran yang fleksibel, termasuk perkuliahan secara blanded learning ‘ online dan offline’, menjadi salah satu pilihan yang ditawarkan.

“Bagi masyarakat yang sudah bekerja dan memiliki kesibukan, tetap ada kesempatan untuk melanjutkan pendidikan melalui kelas karyawan dan pembelajaran online,” jelas Yarlina.

Skema tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi pekerja untuk meningkatkan kompetensi akademik tanpa harus meninggalkan pekerjaan. Dengan demikian, pendidikan tinggi tetap dapat dijangkau oleh masyarakat yang membutuhkan fleksibilitas waktu dalam menjalani perkuliahan.

“Kesibukan bekerja seharusnya tidak menjadi penghalang untuk meningkatkan pendidikan dan kompetensi. Karena itu, kami berusaha menyediakan pilihan pembelajaran yang lebih fleksibel,” katanya.

Program Beasiswa Buka Kesempatan Kuliah bagi Masyarakat Kurang Mampu dan Berprestasi

Universitas OSO juga memberikan perhatian terhadap masyarakat yang menghadapi keterbatasan ekonomi melalui berbagai program beasiswa. Adapun jenis beasiswa yang tersedia di Universitas OSO meliputi OSO Scholarship, KIP Kuliah, serta beasiswa yang berasal dari mitra perusahaan Universitas OSO. Program tersebut menjadi bagian dari upaya kampus membuka kesempatan pendidikan yang lebih luas dan inklusif.

“Kami ingin kesempatan kuliah juga dapat dirasakan masyarakat kurang mampu. Program beasiswa menjadi salah satu cara untuk memperluas akses tersebut,” tutur Yarlina.

Menurutnya, kondisi ekonomi keluarga tidak seharusnya menjadi satu-satunya faktor yang menentukan apakah seseorang dapat melanjutkan pendidikan tinggi. Perguruan tinggi perlu mengambil bagian dalam menciptakan kesempatan agar potensi generasi muda tetap dapat berkembang.

“Setiap anak memiliki kesempatan untuk berkembang. Jangan sampai keterbatasan ekonomi membuat mereka kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan dan membangun masa depannya,” ujarnya.

Universitas OSO Dorong Kampus Berdampak bagi Masyarakat

Selain menjalankan pendidikan di ruang kuliah, Universitas OSO juga berupaya memberikan dampak langsung kepada masyarakat melalui program praktik langsun lapangan, KKN, serta berbagai kegiatan kolaborasi dan pendampingan.

“Universitas tidak cukup hanya menghasilkan lulusan. Kehadiran perguruan tinggi juga harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Yarlina.

Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pendampingan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), tetapi juga mencakup kerja sama dan kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai pihak. Dosen dan sivitas akademika Universitas OSO aktif menjalin kemitraan dengan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, serta dengan berbagai sektor industri swasta di Kalmantan Barat.

Melalui kolaborasi tersebut, dosen tidak hanya berperan dalam kegiatan akademik, tetapi juga terlibat dalam penyusunan kajian, pendampingan kebijakan, hingga pemecahan persoalan di masyarakat dan dunia usaha.

“Melalui KKN, riset, dan kolaborasi, dosen dan mahasiswa tidak hanya mendampingi UMKM, tetapi juga bekerja sama dengan pemerintah dan industri untuk memberikan solusi atas berbagai tantangan di masyarakat,” jelasnya.

8 Prodi Unggulan Siap Dukung Kebutuhan Kerja Hari Ini

Universitas OSO juga menyiapkan 8 program studi unggulan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan dunia kerja saat ini, yaitu:

Fakultas Ekonomi dan Bisnis: Manajemen (S1), Bisnis Digital (S1)

Fakultas Hukum: Hukum (S1)

Fakultas IPA dan Kelautan: Administrasi Rumah Sakit (S1), Biologi (S1), Kimia (S1), Ilmu Kelautan (S1), Sistem dan Teknologi Informasi

Program studi tersebut disiapkan untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja di sektor bisnis, hukum, kesehatan, sains, kelautan, hingga teknologi digital yang terus berkembang.

Alumni Universitas OSO Berpeluang Berkarier di OSO Group

Kampus yang di dirikan oleh Tokoh Nasional asal Kalimantan Barat ” Dr (H.C) H. Oesman Sapta Odang ini, juga memiliki keterhubungan dengan dunia industri melalui OSO Group, kelompok usaha yang memiliki sejumlah unit bisnis di berbagai wilayah Indonesia.

“Alumni Universitas OSO memiliki peluang untuk mengembangkan karier, termasuk melalui berbagai unit bisnis yang berada di bawah OSO Group di Indonesia,” ujar Yarlina.

Keterhubungan tersebut menjadi salah satu peluang bagi mahasiswa untuk mengenal kebutuhan dunia kerja sekaligus mempersiapkan kompetensi sejak menjalani pendidikan. Meski demikian, kesiapan akademik, keterampilan, serta kemampuan beradaptasi tetap menjadi faktor penting dalam menghadapi persaingan kerja.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya menyelesaikan pendidikan, tetapi juga memiliki kompetensi dan kesiapan ketika memasuki dunia profesional,” katanya.

Melalui kelas karyawan, pembelajaran sistem blanded learning (online dan offline), program beasiswa, pengabdian masyarakat hingga keterhubungan dengan dunia usaha, Universitas OSO berupaya menempatkan pendidikan tinggi sebagai sarana peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Pendidikan adalah investasi masa depan. Semakin luas masyarakat memperoleh akses pendidikan, semakin besar pula peluang untuk menciptakan perubahan bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat,” tutup Rektor Universitas OSO, Dr. Yarlina Yacoub, S.E., M.Si.

Informasi Pendaftaran Universitas OSO:
www.pmb.oso.ac.id
WhatsApp +62 851-4305-0056
Instagram @PMBunoso

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Demo di Kantor Gubernur Kalbar Ricuh, Mahasiswa Dipukul Kelompok Berpakaian Preman

21 Oktober 2026 - 01:24 WIB

Warga Mega Timur Desak Transparansi APBDes 2026, Jangan Hanya Bagus di Atas Kertas?

7 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Borneo Muscle War Series II, Sinergi KONI Kalbar dan KGYM Bentuk Fondasi Binaraga Daerah

27 September 2026 - 16:38 WIB

Semangat Baru Bersama Petahana, ABTI Siap Sinergi Bersama KONI Kalbar

26 September 2026 - 13:59 WIB

Kuliah Langsung di Industri, Mahasiswa Universitas OSO Pelajari Operasional Hotel dan Hospitality di Hotel Berbintang

3 Juli 2026 - 22:40 WIB

Selamat Hari Jadi ke-19 Kab. Kayong Utara! Rektor UNOSO Dukung Kolaborasi Penguatan Pendidikan dan SDM

27 Juni 2026 - 08:05 WIB

Trending di Kalimantan Barat