Eratimes. Jakarta – Kementerian Agama meluncurkan program Shalat Tarawih Keliling (STARLING) sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan 1447 H untuk memperkuat kebersamaan dan hubungan sosial di tengah masyarakat. Program ini dilaksanakan di berbagai daerah dengan melibatkan jajaran Kemenag dan masyarakat setempat.
Direktur Penerangan Agama Islam, Muchlis Hanafi, mengatakan STARLING tidak hanya berfokus pada pelaksanaan ibadah berjamaah, tetapi juga menjadi sarana mendekatkan pemerintah dengan masyarakat melalui kegiatan keagamaan. “Ramadan adalah kesempatan berharga untuk memperkuat persaudaraan dan kebersamaan,” ujarnya saat mengikuti kegiatan Tarawih Keliling pada Selasa (24/2/2026).
Menurut Muchlis, STARLING merupakan bagian dari program Joyful Ramadan yang digagas Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam untuk menghidupkan aktivitas ibadah malam selama bulan suci. Kehadiran Kementerian Agama di masjid dan tempat ibadah dinilai sebagai bentuk komitmen negara untuk hadir langsung di tengah masyarakat, tidak hanya melalui layanan administratif, tetapi juga melalui pendekatan sosial dan spiritual.
Selain STARLING, Kemenag juga menggelar program lain, seperti Juara MTQ Goes to Campus yang menyasar kalangan mahasiswa agar lebih dekat dengan Al-Qur’an. Selama Ramadan 1447 H, Kemenag bekerja sama dengan BAZNAS dan lembaga amil zakat menyalurkan sekitar 37.000 paket bantuan dari dana zakat dan wakaf kepada masyarakat yang membutuhkan.
Muchlis menambahkan, Ramadan juga menjadi momentum pembinaan diri, khususnya bagi aparatur sipil negara. Nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas yang ditanamkan selama bulan suci diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Kegiatan STARLING perdana mendapat respons positif dari jemaah. Program ini akan dilanjutkan di berbagai wilayah sebagai upaya menyemarakkan Ramadan sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.









