PONTIANAK. Era Times– Universitas OSO (UNOSO) menjalin kerja sama strategis dengan PT Tradepro Penasihat Berjangka pada Selasa, 3 Juni 2026. Kerja sama ini mencakup pengembangan sumber daya manusia, praktik kerja lapangan, penelitian terapan, serta peningkatan kompetensi mahasiswa di bidang perdagangan berjangka komoditi.
Rektor UNOSO, Dr. Yarlina Yacoub, S.E., M.Si., dan Direktur Utama PT Tradepro Penasihat Berjangka, Hendri Trisna Hanjaya, menandatangani langsung MoU di Kampus UNOSO Jl. Untung Suropati Pontianak.
Rektor UNOSO, Dr. Yarlina Yacoub, menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen kampus untuk memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin dinamis.
“Kerja sama dengan PT Tradepro Penasihat Berjangka ini merupakan wujud nyata komitmen UNOSO dalam mempersiapkan mahasiswa kami menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif,” ujar Yarlina.
Ia berharap kerja sama tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa melalui berbagai program yang akan dijalankan bersama.
“Kami berharap melalui MoU ini, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman, pengetahuan, dan akses langsung ke industri keuangan serta perdagangan berjangka yang selama ini mungkin belum banyak mereka kenal,” lanjutnya.
UNOSO dan PT Tradepro akan mengembangkan berbagai program kolaboratif. Dan berencana membuka peluang praktik kerja lapangan bagi mahasiswa, mendorong pelaksanaan penelitian terapan, serta menghadirkan kegiatan yang dapat meningkatkan keterampilan dan wawasan mahasiswa sesuai kebutuhan industri.
PT Tradepro juga menyatakan kesiapan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas. Perusahaan itu menilai kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi langkah penting untuk menjembatani kebutuhan dunia pendidikan dan dunia kerja.
Direktur Utama PT Tradepro Penasihat Berjangka, Hendri Trisna Hanjaya, mengatakan mahasiswa UNOSO memiliki potensi besar untuk berkembang di berbagai sektor industri, termasuk perdagangan berjangka.
“Saya percaya bahwa mahasiswa UNOSO memiliki potensi yang luar biasa,” kata Hendri.
Menurutnya, sosialisasi yang diberikan bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai peluang karier yang tersedia di industri tersebut.
“Melalui sosialisasi literasi peluang kerja ini, kami ingin membuka cakrawala baru bagi adik-adik mahasiswa bahwa industri perdagangan berjangka adalah bidang yang menjanjikan dan profesional,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa industri perdagangan berjangka membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten dari berbagai disiplin ilmu.
“Industri ini sangat membutuhkan sumber daya manusia berkualitas dari berbagai latar belakang keilmuan. PT Tradepro Penasihat Berjangka berkomitmen untuk menjadi mitra nyata bagi UNOSO dalam mewujudkan hal tersebut,” tegas Hendri.
Selain penandatanganan MoU, PT Tradepro memberikan sosialisasi kepada mahasiswa mengenai peluang kerja di industri perdagangan berjangka. Perusahaan juga memperkenalkan sejumlah komoditas yang dinilai memiliki prospek baik untuk dunia bisnis dan investasi pada masa mendatang.
Melalui kerja sama ini, UNOSO ingin memperluas kemitraan dengan dunia industri sekaligus menghadirkan pengalaman belajar yang lebih aplikatif. Kampus berharap kolaborasi tersebut dapat membantu mencetak lulusan yang unggul secara akademik, memiliki pengalaman praktis, dan mampu memenuhi kebutuhan dunia usaha serta dunia industri.









