EraTimes. SIANTAN – Ribuan alumni, walisantri, tamu undangan dan tokoh masyarakat menghadiri lokasi acara di Darma Putra, Siantan, pada hari Minggu, 5 April 2026. Suasana terasa hening, hangat, dan penuh hidmah saat acara Haul Akbar ke-16 Almaghfurlah KH. Qosim Bukhori berlangsung.
Acara yang menjadi agenda tahunan ini bukan sekadar peringatan, melainkan momen silaturahmi besar yang menyatukan berbagai elemen santri, baik yang sudah sepuh maupun yang muda, yang masih lajang ataupun yang sudah berkeluargab bahkan sudah ada yang punya cucu. Seluruh alimni hadir ke lokasi acara haul tersebut dari berbagai macam daerah yang ada di kalimantan barat, lokasi tersebut diwarnai dengan baju putih bagi laki-laki dan baju islami hitam polos bagi perempuan.
Di panggung kehormatan yang besar, hadir juga para Kyai, tokoh masyarakat setempat dan para tamu undangan dari berbagai macam alumni Pondok pesantren yang berada di Malang khususnya Gondanglegi, yang bersama-sama mendoakan dan mengenang jasa serta keteladanan almarhum KH. Qosim Bukhori.
Ketua Yasru kalimantan Barat, Bapak Sonhaji mengajak kepada seluruh alumni untuk lebih kompak dan khidmad kepada guru kita, kerena dari segi umur belaiu sudah sepuh tetapi ia masih menyempatkan untuk hadir pada acara haul tersebut.
Ia juga menambahkan ”Acara seperti ini mari kita jadikan suatu kekuatan untuk membuktikan bahwa seorang santri masih membutuhkan seorang guru, baik ilmu, barokah, serta nasehat dari pada guru-guru Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2 ini.” Ucap nya
Acara yang terakhir ditutup dengan do’a yang mana pada momen itu di pimpin langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2 Nyai Zainab Qosim, namun sebelum beliau berdoa, ia mengucapkan banyak terimakasih terhadap panitia yang telah mensukseskan acara itu, serta kepada seluruh alumni yang telah meluangkan waktunya untuk hadir pada acara haul tersebut.
Kemudian ia berpesan kepada seluruh alumni, ”Kalau ingin sukses hidup nya sholat lima waktu di jaga, selalu berdo’a yang terbaik, berdo’a minta selamat dunia dan akhirat, serta yang sudah punya anak tolong di tirakati, membaca Surat Al-Fatihih 113 kali sehari semalam.” Ucap nya.
Semoga setiap langkah yang kita tempuh senantiasa diberkahi oleh Allah Swt, dipenuhi keikhlasan dalam menuntut ilmu, serta istiqamah dalam mengamalkannya hingga menjadi jalan kebaikan yang mengantarkan pada ridha Allah SWT.









