ERATIMES. Paniai– Upaya menjaga kondusivitas wilayah terus diperkuat melalui apel gabungan yang digelar Pemerintah Kabupaten Paniai bersama unsur TNI dan Polri. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Paniai, Distrik Paniai Timur, Papua Tengah, Selasa (24/2/2026).
Apel dipimpin langsung oleh Bupati Paniai, Yampit Nawipa, dan diikuti unsur Forkopimda, personel TNI-Polri, Satgas yang bertugas di wilayah Paniai, pimpinan OPD, para kepala distrik, hingga kepala kampung.
Dalam kesempatan itu, Danpos Satgas Yon Parako 466 Lettu Pas Pande Putu Bayu Krisna Aji menegaskan bahwa situasi keamanan Paniai hingga kini relatif aman dibanding sejumlah daerah lain. Ia menekankan pentingnya persatuan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah sebagai bagian dari NKRI.
Selain membahas keamanan, apel juga menyoroti peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pemerintah daerah mengumumkan program beasiswa bagi 100 anak asli Paniai (OAP) sebagai langkah investasi pendidikan generasi muda.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan kasus oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Paniai terkait pengungkapan peredaran minuman keras. Aparat telah mengamankan empat tersangka yang kini menjalani proses hukum.
Bupati menyampaikan apresiasi atas gerak cepat aparat dalam memberantas miras dan mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam peredaran maupun konsumsi minuman beralkohol yang dapat merusak ketertiban umum.
Sebagai wujud komitmen bersama, barang bukti ratusan botol miras hasil razia dimusnahkan secara terbuka oleh jajaran Polres Paniai bersama pemerintah daerah dan TNI.
Langkah tersebut diharapkan semakin mempererat soliditas antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menciptakan Paniai yang aman, tertib, dan sejahtera.









