Eratimes. KUBU RAYA – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kubu Raya melaksanakan kunjungan organisasi (rihlah) ke Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Kubu pada Minggu, 25 Oktober 2026. Kegiatan bertempat di Pondok Pesantren Darul Da’wah Wa Al-Hidayah, Desa Air Putih, dan diintegrasikan dengan pelantikan 13 Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) periode 2026–2031 sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi pada level akar rumput.
Rombongan PCNU menempuh perjalanan sekitar tiga setengah jam melalui jalur darat dan sungai. Unsur pengurus yang hadir meliputi Wakil Ketua PCNU, Kyai Hasan Subchi dan Kyai Mustahar; Sekretaris PCNU, Gus Munif, S.Pd.I, Wakil Sekretaris PCNU, Abdul Qodir; serta Sya’roni dari sekretariat PCNU.
Acara turut dihadiri oleh jajaran MWCNU Kecamatan Kubu, Camat Kubu, para kepala desa se-Kecamatan Kubu, pengasuh pondok pesantren, Muslimat NU, Fatayat NU, serta badan otonom dan unsur organisasi NU lainnya. Keterlibatan beragam pemangku kepentingan itu mencerminkan upaya mempererat silaturahmi dan memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan program serta pengabdian kepada masyarakat.
Pelantikan 13 PRNU dilakukan secara serentak. Prosesi diawali dengan pembacaan surat keputusan kepengurusan oleh Abdul Qodir, dilanjutkan dengan pembaiatan yang dipimpin Kyai Hasan Subchi. Pelantikan ini diharapkan memperkokoh kelembagaan NU di tingkat ranting, terutama dalam pengembangan dakwah, pendidikan, kegiatan sosial-keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat berlandaskan nilai Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pengajian ke-NU-an oleh KH. Zain Mukhsin, Lc. Materinya memuat penguatan aspek keagamaan serta pemahaman historis tentang peran pesantren dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan, termasuk Resolusi Jihad Nahdlatul Ulama pada 22 Oktober 1945. Materi tersebut diharapkan menguatkan komitmen pengurus untuk menjaga tradisi keagamaan yang moderat, toleran, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
PCNU Kubu Raya berharap ke-13 PRNU dapat melaksanakan amanah secara bertanggung jawab, memperkuat komunikasi dengan masyarakat, dan membangun sinergi dengan MWCNU, PCNU, lembaga, serta badan otonom NU.









