ERATIMES. KUBU RAYA – Penguatan peran ayah dalam kehidupan keluarga menjadi perhatian Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kubu Raya. Bersama Dinas P3KB Kubu Raya, MD KAHMI menggelar Seminar Parenting dengan mengangkat tema “Gerakan Ayah Teladan Indonesia dan Ketahanan Keluarga”, Jumat (4/9/2026).
Seminar yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Parit Baru ini mengusung tema “Optimalisasi Peran Ayah Bersama KAHMI dan Forhati dalam Pencegahan, Percepatan Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga”.
Kepala Dinas P3KB Kubu Raya, dr. Dyah Tut Wuri Handayani, M.Kes, menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya memberikan perspektif mengenai pentingnya peran keluarga dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, khususnya melalui penguatan pengasuhan dan kesehatan anak.
Seminar tersebut menekankan bahwa keterlibatan ayah dalam keluarga perlu dibangun secara lebih optimal. Ayah tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam memenuhi kebutuhan ekonomi, tetapi juga mempunyai peran penting dalam mendampingi anak, memberikan perhatian, membangun komunikasi serta menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Penguatan peran ayah juga memiliki keterkaitan dengan upaya pencegahan stunting. Pemenuhan kebutuhan gizi, perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak, pola asuh, hingga pemantauan tumbuh kembang anak membutuhkan keterlibatan seluruh anggota keluarga, termasuk ayah.
Melalui kegiatan ini, MD KAHMI Kubu Raya bersama Forhati mendorong terbangunnya kesadaran kolektif mengenai pentingnya kehadiran ayah dalam keluarga. Gerakan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun keluarga yang lebih tangguh, harmonis dan mampu memberikan lingkungan terbaik bagi tumbuh kembang anak.
Kolaborasi dengan Dinas P3KB Kubu Raya juga menjadi langkah untuk memperkuat sinergi antara organisasi masyarakat dan pemerintah dalam pembangunan keluarga. Edukasi serta peningkatan kapasitas keluarga dinilai penting untuk mendukung terciptanya generasi yang sehat dan berkualitas.
Seminar parenting ini diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan, tidak hanya bagi peserta yang hadir, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat secara lebih luas. Semangat yang dibangun dalam kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa keterlibatan ayah merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun keluarga yang kuat dan generasi yang berkualitas.









