Eratimes, PONTIANAK – Kontingen angkat besi Kalimantan Barat meraih tiga medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kaejurnas) yang dilaksanakan di Bandung, Jawa Barat Tahun 2026.
Raihan emas Kalbar diperoleh dari kelas 85 kg snatch, clean and jerk, dan total angkatan yang disumbangkan oleh lifter putri, Restu Anggi.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalbar, melalui Kabid Bina Prestasi, Damianus Yordan, mewakili Ketua Boxing Senator Daud Yordan, menjemput langsung kepulangan kontingen di Bandara Supadio, pada Senin (19/4/2026).
Diakui oleh Damianus, Kalbar mempunyai sejarah gemilang di sektor angkat besi hingga saat Kejurnas 2026 pun masih mampu memberikan prestasi yang positif, “Kalimantan Barat sudah mulai menunjukkan posisinya kembali dalam bidang angkat besi, karena di masa lalu, cabor angkat besi Kalbar pernah menorehkan prestasi memuaskan di level PON”, ungakapnya.
” Ini adalah langlah awal, KONI Kalbar di bawah komando Daud Yordan berkomitmen terus mendorong dengan pembinaan yang berkelanjutan, bukan hanya sebatas atlet, pelatihpun akan kita tekankan untuk meningkatkan potensi atlet muda”, lanjut Kabid Binpres KONI Kalbar tersebut.
Sebagai penyumbang tiga emas, Restu Anggi mengungkapkan bahwa raihan ini masih belum memuaskan, diaebabkan oleh sejumlah faktor yang secara prinadi dirasakan kurang dari performanya, “Saya bahagia dapat meraih prestasi ini, namun ini belum maksimal, karena saya belum secara intens fokus pada latihan, proses persiapan masih sering diselingi oleh kegiatan lainnya”, ungkap Anggi.
” Insyaallah, untuk turun di PON nantinya, saya pribadi akan lebih fokus dan persiapan lebih matang, sehingga di ajang seperti PON, penampilan saya bisa jauh menyakinkan”, papar sang lifter yang sudah mencicipi sejumlah ajang internasional, bahkan mampu memegang rekor nasional pada 2023 lalu.
Kepala pelatih kontingen angkat besi Kalbar di Kejurnas 2026 ini, Sukandi pun angkat bicara terkait hasil yang diraih oleh para lifter putri tersebut. Ia menjelaskan bahwa atlet Kalbar yang diturunkan secara penampilan masih belum maksimal dan ia yakin pada event – event selanjutnya, para atlet angkat besi Kalbar mampu berbicara lebih.
“Atlet kita belum maksimal mengeluarkan kemampuannya, padahal jika potensinya didorong lagi, kita setidaknya akan bisa membawa gelar lebih dari ini”, papar Sukandi.
Lebih lanjut, sang pelatih menekankan akan melakukan evaluasi untuk persiapan PON. ” Kami akan meningkatkan porsi latihan dan berusaha mendorong potensi atlet kita, sehingga bisa tampil maksimal”, ujarnya mengakhiri wawancara.
Selain itu, kepulangan para srikandi lifter andalan Kalbar tersebut disambut secara pribadi di kediaman Wakil Ketua I Bidang Organisasi, Syawal Bondoreso yang kebetulan pada hari itu bertepatan dengan perayaan ulang tahun beliau. (*)









