Eratimes, PONTIANAK – Semangat kebersamaan dan tekad untuk memajukan olahraga bela diri menyelimuti Pendopo Gubernur Kalimantan Barat pada Mei 2026. Ketua Umum KONI Provinsi Kalimantan Barat, Daud Yordan, secara resmi melantik jajaran pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Pontianak dan IPSI Kabupaten Kubu Raya masa bakti 2026.
Dalam suasana Halal Bihalal yang penuh kekeluargaan, legenda tinju dunia yang kini memimpin KONI Kalbar tersebut menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan langkah strategis bagi masa depan olahraga di Kalimantan Barat.
Menurutnya, Pontianak sebagai ibu kota dan Kubu Raya sebagai wilayah penyangga adalah barometer utama prestasi olahraga di tingkat provinsi maupun nasional.

“Pencak silat bukan sekadar olahraga, melainkan jati diri bangsa. Jika pencak silat di dua wilayah ini maju, maka prestasi Kalimantan Barat secara nasional pasti akan terangkat,” tegas Daud Yordan dalam sambutannya.
Daud menitipkan tiga pesan utama atau “Tiga Mandat Emas” kepada para pengurus baru:
1. Sinergi Tanpa Batas : Menghilangkan ego sektoral antara Pontianak dan Kubu Raya untuk kolaborasi pembinaan atlet.
2. Modernisasi Pembinaan: Mewajibkan pelatih dan wasit juri untuk menguasai regulasi pertandingan internasional terbaru.
3. Target Prestasi Nasional: Fokus pada penjaringan bibit unggul demi target medali emas di ajang PON dan kejuaraan internasional.

Acara ini dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Barat, serta jajaran Forkopimda Kalbar, tokoh pesilat, serta para atlet yang siap membawa nama harum Kalimantan Barat di kancah dunia.









