EraTimes. Nasional – Badan Gizi Nasional (BGN) memutuskan untuk menghentikan sementara waktu penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama libur hari Raya samapai anak sekolah mulai aktif kembali. Keputusan ini dibuat karena menyesuaikan jadwal libur yang ada di sekolah dan juga kondisi masyarakat yang lagi banyak mudik pada libur Hari raya.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengatakan kalau penghentian sementara ini tidak akan mengggu kebutuhan gizi siswa. Hal itu disampaikan saat dia ngobrol bareng wartawan di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Selasa (17/3/2026).
Dia juga menjelaskan, setelah distribusi terakhir selesai, tim di lapangan bakal ikut libur Lebaran. Tapi tenang, program MBG dipastikan bakal jalan lagi seperti biasa setelah libur selesai. “Program makan bergizi akan kembali beroperasi pada 31 Maret,” katanya.
Dadan menyebut, selama program dihentikan sementara, negara bisa hemat sampai sekitar Rp5 triliun. Uangnya tetap aman di kas negara, nggak ke mana-mana.
Kebijakan ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Lebaran. Sebagai akibat dari libur sekolah dan tradisi mudik, penyaluran program tidak dilakukan pada waktu yang tepat. Dengan langkah ini, diharapkan program tetap berjalan lancar, efektif, dan benar-benar sampai ke pihak yang membutuhkannya tanpa mengganggu suasana liburan.









